ASSET MANAGEMENT

Fitur Asset Management merupakan modul yang dikhususkan untuk mengelola aset tetap berwujud milik property mulai dari akuisisi, penyusutan hingga pelepasan aset tetap. Semua aset tetap yang dimiliki oleh property baik yang dimiliki sebelum menggunakan sistem maupun setelah menggunakan sistem dapat dikelola di modul ini.

Untuk membuka fitur asset management kita dapat mengklik modul Accounting > Asset Management.

Maka akan terlihat tampilan utama fitur ini.

 

Ada 3 tab utama Asset management yakni:

  1. Tab Active Assets yang menampilkan informasi mengenai seluruh aset tetap yang dimiliki properti.

  1. Tab Sold / Disposed yang menampilkan informasi aset tetap yang telah dilepas dengan cara dijual.

  1. Tab Depreciation yang menampung informasi depresiasi setiap aset setiap bulannya mulai dari nama aset, tanggal depresiasi, metode penyusutan dan jumlah depresiasi. Depresiasi akan diakui otomatis setiap akhir periode sesuai dengan metode penyusutannya dan langsung mengubah nilai buku di tab Active Assets.

 

1.1 CARA MENYIMPAN ASET TETAP METODE STRAIGHT LINE

Metode penyusutan Straight Line digunakan untuk menyusutkan aset tetap yang dianggap memberikan manfaat yang sama setiap tahun selama masa manfaatnya. Seperti bangunan, mebel, meja, dll.

Cara pertama untuk menyimpan aset tetap yakni, buka modul Accounting > Asset Management > Create Asset.

Maka akan muncul tampilan seperti gambar dibawah. Lengkapi seluruh info detail aset tetap.

 

Note:

Asset Mark Mark aset tetap, dapat ditambahkan dengan Add New Asset Mark. Asset Mark menampung data pengelompokan aset berdasarkan merk.
Asset Model Model/tipe aset tetap, dapat ditambahkan dengan Add New Asset Model.

Asset Model menampung data pengelompokan aset berdasarkan model/seri asetnya.

Asset Group Asset Group dapat ditambahkan dengan Add New Asset Group.

Asset Group menampung data pengelompokan aset berdasarkan kelompoknya seperti, kelompok bangunan, mesin, kendaraan dll.

Semua daftar dari Asset Mark, Asset Model, dan Asset Group ditampung pada Master Data Asset Management.

 

 

Selanjutnya pilih akun aset tetap.

Isi Acquisition Date sesuai dengan tanggal perolehan aset tetap. Isi Acquisition Cost (harga perolehan) serta Credit Account atau akun kredit penampung harga perolehan aset tetap.

Note: Jika aset diperoleh sebelum penggunaan sistem, credit accountnya ialah Opening Balance Equity. Jika aset diperoleh setelah penggunaan sistem, account Cash on Hand/Account Payable dapat dipilih sesuai metode pembayaran.

Setelah itu centang Asset depreciation untuk mencatat detail depresiasinya, pilih metode straight line masukan Useful Life (masa manfaat aset tetap), Rates akan otomatis terisi sesuai metode dan jumlah useful life dari aset.

Selanjutnya pilih Depreciation Account dan Accumulated Depreciation Account sebagai akun penampung depresiasi setiap akhir bulannya. Jika ada nominal nilai penyusutan yang telah dicatat sebelumnya masukan pada Accumulated Depreciation Amount. Lalu pilih Accumulated Depreciation Date (tanggal dimulainya penghitungan penyusutan).

Setelah detail aset dan depreciation terisi klik Save untuk menyimpan aset tetap. Maka akan muncul nama aset yang telah dibuat di tab Active Assets.

 

1.2 CARA MENYIMPAN ASET TETAP METODE REDUCING BALANCE

Metode penyusutan Reducing Balance digunakan untuk menyusutkan aset tetap yang dianggap manfaatnya semakin menurun setiap tahun selama masa manfaatnya. Nilai penyusutan aset tetap akan berbeda dan semakin kecil tiap tahunnya.

Cara pertama untuk menyimpan aset tetap yakni, buka modul Accounting > Asset Management > Create Asset.

Maka akan muncul tampilan seperti gambar dibawah. Lengkapi seluruh info detail aset tetap.

 

Note:

Asset Mark Mark aset tetap, dapat ditambahkan dengan mengklik Add New Asset Mark
Asset Model Model/tipe aset tetap, dapat ditambahkan dengan mengklik Add New Asset Model
Asset Group Pengelompokan jenis Asset Tetap, dapat ditambahkan dengan mengklik Add New Asset Group

Semua daftar dari Asset Mark, Asset Model, dan Asset Group yang telah dibuat akan ditampung pada Master Data.

 

Selanjutnya pilih akun aset tetap

Isi Acquisition Date sesuai dengan tanggal perolehan aset tetap. Isi Acquisition Cost (harga perolehan) serta Credit Account atau akun kredit penampung harga perolehan aset tetap.

Note: Jika aset diperoleh sebelum penggunaan sistem, credit accountnya ialah Opening Balance Equity. Jika aset diperoleh setelah penggunaan sistem, account Cash on Hand/Account Payable dapat dipilih sesuai metode pembayaran.

 

Setelah itu centang Asset Depreciation untuk mencatat detail depresiasinya, pilih metode Reducing Balance masukan Useful life (masa manfaat aset tetap), Rates akan otomatis terisi sesuai metode dan jumlah useful life dari aset.

Selanjutnya pilih Depreciation Account dan Accumulated Depreciation Account sebagai akun penampung depresiasi setiap akhir bulannya. Jika ada nominal nilai penyusutan yang telah dicatat sebelumnya masukan pada Accumulated Depreciation Amount. Lalu pilih Accumulated Depreciation Date (tanggal dimulainya penghitungan penyusutan).

Setelah detail aset dan depreciation terisi klik Save untuk menyimpan aset tetap. Maka akan muncul nama aset yang telah dibuat di tab Active Assets.

 

1.3 PELEPASAN ASET TETAP

Pelepasan aset tetap terjadi jika aset dijual/dilepas karena rusak. Penjualan aset tetap dapat menimbulkan laba/rugi dikarenakan oleh jumlah kas yang diterima atas transaksi tersebut.

Untuk mencatat pelepasan aset tetap dapat dilakukan dengan cara klik tab Active Assets > pilih aset yang akan di lepas > klik button Sold / Disposed maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini:

Isi tanggal transaksi, amount (jumlah uang yang diterima dari penjualan aset tetap). Deposit to Account adalah akun yang menampung nilai dari penjualan aset.

Lalu klik Process, maka akan muncul preview dari jurnal transaksi Sold / Disposed.

Jika penjualan menimbulkan laba pilih akun penampung Gain Disposal Asset. Sebaliknya jika penjualan menimbulkan rugi maka pilih akun penampung Loss Disposal Asset.

Setelah itu klik Submit, aset yang telah di jual/dilepas akan tampil pada tab Sold/Disposed.

 

Note: Action button memiliki tombol aksi Revert yang berguna untuk mengembalikan aset yang telah dijual kembali menjadi Active Assets.

 

1.4 EDIT DAN HAPUS ASET TETAP

  1. CARA UPDATE INFORMASI ASET

Cara untuk mengubah informasi yang menyangkut aset tetap dapat dilakukan dengan langkah berikut. Klik tab Active Assets cari nama aset yang akan diubah > klik Update.

Setelah itu akan muncul detail aset dan depreciation aset tersebut dan bisa diubah sesuai kebutuhan.

Setelah selesai, klik Update untuk menyimpan perubahan.

 

2. CARA DELETE ASET

Cara untuk menghapus aset tetap yang telah disimpan yakni, klik tab Active Assets cari nama aset yang akan dihapus > klik Delete.

Lalu klik OK Delete!

Aset tetap yang dipilih akan dihapus dari tab Active Assets dan penjurnalan yang sebelumnya sudah terbentuk pun akan dihapus.

 

1.5 CARA PRINT DAN EXPORT EXCEL ASSET

Untuk melihat detail Aset tetap yang telah disusutkan, dapat dilakukan dengan cara klik nama aset tetap makan akan muncul tampilan informasi nilai buku terakhir aset tetap, sisa masa manfaat, nilai akumulasi penyusutan, serta detail penyusutan tiap periodenya.

Klik Tab Depreciation > klik nama salah satu aset

Selanjutnya akan muncul pop up detail aset dan depresiasinya. Terdapat button Print dan Export Excel disini.

Button Print akan menampilkan detail aset yang sudah siap print dengan template seperti berikut.

Button Export Excel digunakan untuk mengekspor detail aset ke dalam bentuk excel. Tampilannya akan  seperti berikut.

 

 

 

Was this article helpful?

Related Articles